Aktivis pluralisme, Yenny Wahid

Aktivis pluralisme, Yenny Wahid, memimpin federasi panjat

Aktivis pluralisme, Yenny Wahid, memimpin federasi panjat olahraga Indonesia.

Yenny Wahid, putri mantan presiden dan pemimpin Nahdlatul Ulama (NU) Abdurrahman “Gus Dur” Wahid, jwbola telah dipilih secara aklamasi sebagai ketua baru Federasi Olahraga Panjat Indonesia (FPTI).

Berhasil di pos Faisol Riza, Yenny akan menjalankan federasi sampai 2023. Dia terpilih pada pertemuan nasional di Jakarta pada hari Sabtu.

“Saya akan melakukan yang terbaik untuk membangun [FPTI] menjadi organisasi yang baik. Kami perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dalam organisasi, judi slot pulsa dan mudah-mudahan kami dapat menciptakan lebih banyak atlet yang menang, ”kata ketua baru itu dalam pernyataan di situs web federasi, fpti.or.id.

Federasi menyatakan harapannya bahwa Yenny akan membantunya merawat atlet lokal dan wasit untuk meningkatkan kemampuan atlet untuk bersaing melawan pendaki asing.

Kepala urusan organisasi federasi, Waras Budi Hartawan, mengatakan tujuan utama FPTI adalah mengirim pendaki Indonesia ke Olimpiade Tokyo tahun depan.

“Kami sedang mempersiapkan [atlet kami] untuk kualifikasi Olimpiade. Kami berharap pemimpin baru ini dapat membantu kami mencapai target Olimpiade kami, ”kata Waras.

Di luar dunia olahraga Yenny dikenal karena upayanya untuk mengikuti jejak Gus Dur, yang dikenal sebagai juara pluralisme dan Islam moderat.

Yenny adalah salah satu pendiri dan pemimpin Wahid Institute, sebuah kelompok hak asasi yang mempromosikan Islam yang pluralistik dan damai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *